0

Happy Eid Mubarak!

Selamat Hari Raya Idul Fitri
Bagaimana hari raya idul fitri nya? kamu sudah makan berapa piring? 😀 Biasanya, kalau hari raya Ulfah pergi ke rumah oma dulu. Setelah dari rumah oma, aku pergi ke rumah nenek. Makanan yang paling kutunggu-tunggu adalah ketupat buatan nenek, karena menurutku ketupat nenek lah yang paling enak dan membuat selera makan ku tambah. Oh yaa, rendang nya juga. Nenek paling jago kalau meracik bumbu rendang, rasanya aku ingin selalu memakan rendang buatan nenek. Selaluu.
Dan juga, saat berkumpul bersama keluarga ku. Kami bisa bermain melepas penat setelah bulan Ramadhan, tapi jangan salah. Walau melepas kepenatan bulan Ramadhan aku juga sangat menunggu bulan itu. Selesai bermain dengan puas aku dan saudaraku masuk ke dalam rumah, berbincang-bincang dengan pembicaraan yang hangat, dan sangat membuatku nyaman. Sehingga aku tidak mau beranjak dari tempat duduk ku, pembicaraan itu seakan semakin hangat dengan di bumbui canda dan gelak tawa masing-masing dari kami. Pokoknya aku sangat senang saat hari raya idul fitri. Sekali lagi Selamat Hari Raya Idul Fitri bagi yang merayakan.
~Sampai jumpa di cerita selanjutnya.. byeee (oh yaaa btw cerita ini aku buat sebelum idul fitri, biar gak buru-buru, jadi tinggal post deh )

Happy Eid Mubarak

How is Idul Fitri feast? How much do you eat? : D Usually, when the feast of Ulfah go to the house oma first. After from home oma, I went to grandma’s house. The food I am most eagerly awaiting is the artificial grandmother, because I think the rhyme of the grandmother is the most delicious and make my appetite added. Oh yaa, her rendang too. Grandma best at mixing spices rendang, it seems I want to always eat rendang made by grandma. Always.
And also, while hanging out with my family. We can play off tired after the month of Ramadan, but make no mistake. Despite releasing the fatigue of the month of Ramadan I am also very waiting for that month. Completed with satisfied play me and my brother went into the house, chatting with warm talk, and very comfortable to me. So I did not want to get out of my seat, the conversation seemed to get warm with the seasoning of jokes and laughter of each of us. Anyway I’m very happy during Idul Fitri holidays. Once again Happy Eid al-Fitri for those who celebrate. 😉
~ See you in the next story .. byeee (oh yaaa btw this story I made before Eid fitri, let me not rush, so stay post deh)

Iklan
0

Hari Libur Bisa Apa Aja? ~2

Yeheeyyy, akhirnya ujian selesai jugaa saatnya libur kembali…

Haloo semua apa kabar? Setelah ujian kenaikan kelas selesai, sekolah ku membuat kegiatan selama 1 Minggu Ramadhan, dengan pesantren kilat (sanlat) juga olimpiade ekskul. Terlepas dari itu semua, aku sedang menikmati hari libur ku dengan… Dengan… “TIDUR” 😂😂😂.

Sebenarnya aku gak ada niat sih untuk sekolah, buktinya… Setelah sahur dan setelah sholat subuh seorang Ulfah tidur dengan lelapnya tidur sampai jam 7:40am

👤 : “Yaelahh.. 20 menit lagi bel”

Hemm.. Yap 20 menit lagi bel, tanpa peduli keadaan sekitar, aku loncat dari tempat tidur dan lari menuju kamar mandi sambil memegang handuk dan sikat gigi, mandi 3 menit dan segera lari ke kamar mengganti bajuku (baju sekolah) nahh… Karena itu hari terpenting “yakk..” Olimpiade ekskul bahasa Inggris, dan itu adalah ekskul ku. Kalau aku tidak masuk kelas olimpiade English, gaadaak nilai broohh…

Tanpa berpikir panjang aku segera membuka lemari dan mengambil baju, rok, dan jilbab sekolah yang di gantung di hanger. Aku sudah rapi. Tapi sebelum aku keluar dari pagar rumah, biasanya aku melihat diriku di kaca rumah.. Dann ternyata ” Salah baju ” yakk… Waktu 10 menit lagi, betapa bego nyaa, padahal harus pakai baju batik, tapi malah pake baju Pramuka.. Sangat tidak niat, apalagi dengan suasana puasa. Tapii.. keep strong 📌.

Besok Sabtu, tentu saja libur dan kalau besok libur tandanya malamnya.. yaah tau lah, eh tapi jangan bilang-bilang ummi yaa😂😂😂 kalo aku begadang biasanya di temenin seseorang yang setia. (Emm okey) yaa dia Nailah ❤❤❤ byee…

PARANORMAL EXPERIENCE ABOUT ME 👉 (AFTER THIS STORY)

0

Hari Libur Bisa Apa Aja?

Karena bulan ramadhan tinggal 4 hari lagi, murid-murid di libur kan untuk menyambut bulan puasa bersama keluarga, kalau tanggapan aku sih ya, oke juga. Tapi mau ngapain coba di rumah inilah hari-hari bosan 😒 yang biasa ku alami.. (Di rumah)

Kalian baca cerita sehari-hari tentang Ulfah aja ya, tau lah anak bosen mau ngapain lagi coba kalo gak kyk gini, jadi Ulfah mau cerita dari Ulfah bangun pagi sampai tidur lagi 👌.

Pada suatu pagi yang cerah seorang anak perempuan bernama Ulfahnur yang sangat baik hati, sering berbagi, dan dermawan bangun jam 7:30 (ntaappss)

Pembaca : “yaeelahh luuu! Kirain tadi bangun jam 5:00/subuh.. ”

Penulis : “jangan ahh nanti di kira kebo”

Pembaca : “itu malah ke balik begooo! 😡😡”

Penulis : “😳😳😳malu sayaa”

(Oke-oke lanjuut)

Nahh terus pagi itu Ulfah di bangunin sama ummi, padahal pas hari sekolah kalo udah ada yang teriak dari dapur “anak-anak bangun udah jam 6:30” langsung bangun tuh, tapi ternyata +tidak berlaku di hari libur+

Karena ummi yang bangunin akhirnya Salim gugur dari peperangan alias Salim udah langsung bangun, tinggal lah aku dan Ammar yg masih tidur. Nah terus setelaj ummi selesai bangunin, dan mungkin udah capek.. Gantian sekarang Abi yang bangunin, “yahh kalo kyk gini sih makin nyenyak tidurnya” (suara Abi aja bak malaikat lagi bisik-bisik) 😂

Saat semua menyerah, tidur pun menjadi damai dan tenang, eehh tapi tunggu dulu kok jadi gak bisa tidur yaa.. -_- keterlaluan.. Jadi nya aku krasak-krusuk sampe semua berserak ✔✔✔👍 giliran pas bangun langsung heran “uishhhh kok beseraakk!” (oh iya ehehe.. Yang buat siapa😄)

Aku pun bangun dengan keadaan bantal, guling, buku, charger, tas, squishy udah berserakan di mana-mana. Tanpa perasaan peduli aku meraba-raba ke sekitar tempat tidur (nyari hp) eaalah rupanya di bawah bantal.. -_-. Buru-buru tuh ngidupin hp karena takut ketinggalan pesan yang penting dan mulailah ke bosanan di hari ini..

Ternyata di hp cuma ada “1” notifikasi dari WA bujing yang bilang “kak ufeeh Rafka rindu nihh”

“Eakkk.. Ada rupanya yang rinduin😎😎”

Oke. Aku abaikan pesan itu #cuek😎 terus buka instagram berharap gak bosen lagi, liat chatingan di grup 7b cuma lope-lope.. Gaadak yang seruu, dan Ulfah akhirnya cuma menonton vidio squishy, slime 1 jam👍💖 dan karena bosen aku juga buka app lambang “W”, liat cerita orang dan mulai mengetik.

Nanti aja yaa di sambung lagi, (sebenarnya tadi udah nulis banyak tapi tiba-tiba kepejet tombol “back” dan yeee habis sudah cerita yang tadi lenyappp! Sedih, 😔 padahal tadi udah ada mood.. Yaudah nanti di sambung lagi yaa.. ++part 2

PARANORMAL EXPERIENCE ABOUT ME 👉👉COMING SOON

0

Pintar Matematika? Apa Bisa?

Haaaalooooo huufftt di kala ujian, Ulfah masih nyempetin buat nulis yahh.. Sebenarnya karena bosen aja setiap hari harus belajar.. Yang lagi ujian juga semangat yaa…

Nah.. Jadi Ulfah mau cerita nih, tadi di sekolah ujian Matematika. Tau lah.. Kalo matematika itu pelajaran yang paling Ulfah biarin dan gak diresapi. Jadi yaa gitu aku pikir sih gampang-gampang aja kyk ujian sebelumnya.. “eehhh…” begitu lembar soalnya di bagikan “hemm..” terdiam 20 menit nunggu inspirasi, tapi tetep gak ketemu tuh jawaban. 20 menit itu sebenarnya bukan untuk mencari inspirasi aja, tapi menghayal… “andai aja nanti kalo udh lulus aku jadi ratu matematika di dunia.. Weeess kereen” (yak maaff cuma ngayal..) wkwkwkwk 😂😂😂

Okeoke.. Lanjuut // terus begitu udah selesai bengong ngeliat angka-angka apalah itu yang tau di jawab yang engga di tinggalin. Nahh datanglah saat-saat yang aku tunggu-tunggu “pembagian kertas sele-sele” kenapaa? Karena disitulah tempat mencari inspirasi dan menghilangkan bosan, karena aku duduk di bagian belakang, kertas double folio nya dapet 2 lembar.. Yeeyyy yang lain cuma dapet 1 lembar 😂😂

Di kertas ituu….

1525779861510-442923030

 

 

 

 

 

 

Hwehe.. Dan setelah kepasrahan berlalu, aku mulai mengeluarkan jurus tenaga dalam “ngasal dari feeling” jurus terakhir… Kekuatan perasaan yang kuat 😂

Aku cuma mau bilang kalo kalian juga sama kyk aku, jangan bengong 20 menit.. dan kalo kalian mau pintar matematika, kalau gurunya lgi menjelaskan di depan kelas jangan ngobrol di bangku, rajin belajar di waktu senggang, dan yg paling penting jangan banyak makan micin…

Kenapa gak suka matematika? Karena kalo matematika ngarangnya susahh 😂

Kenapa aku membuat cerita tentang matematika? Karena matematika adalah pelajaran spesial bagiku dan pelajaran yang pernah membuatku menangis itu adalah sebuah arti kalau seorang Ulfahnur itu sungguh-sungguh…

“Matematika itu gak sulit kalau mau di pelajari, dan harus rajin kalau mau sukses” (pesan seorang guru matematika kepadaku.. )

Udah-udahh.. Besok PKN!

0

Drama Fabel “Kisah Ciko dan Ifah”

Disuatu desa di tengah hutan, terdapat sebuah rumah di pelosok hutan. Seorang anak, memelihara seekor kelinci yang amat lucu. Pada suatu hari, Ifah ditinggal orang tuanya di rumah karena sibuk mengurusladang. Satu harian penuh ia menghabiskan waktunya sambil bermain bersama Ciko, menjelajah hutan.

~Ifah : “Hari ini hari yang cerah ya Ciko!”

~Ciko : “Iya, yuk kita jalan-jalan ke hutan, karena ayah dan ibu tidak ada di rumah.”

Ifah mengangguk dengan raut wajah gembira. Mereka mulai menyusuri hutan di siang itu. Ternyata! Ditengah perjalanan, mereka berjalan tidak sesuai arah. Semakin mereka berjalan, mereka semakin masuk ke dalam hutan.”

~Ifah : “Ciko kamu tau tempat ini gak?”

~Ciko : “Engga tuh, dari tadi kan aku cuman ikut kamu aja..”

~Ifah : “Aku pikir kamu tau jalan kesini, makanya aku jalan terus!”

~Ciko : “Jadi gimana nih cara kita pulang?”

~Ifah : “Tenang.. aku kan tau semuanya, udah yuk kita jalan terus..”

~Ciko : “Tapi.. telingaku mendengar sesuatu di arah kanan…”

~Ifah : “Iiiiihhh!! Kamu sok tau deh, yang lebih pintar itu kan aku!”

~Ciko : “Hmm… oke..”

Ciko dan Ifah pun berjalan mengikuti arah yang salah! Di trngah perjalanan, terdengar  auman harimau, dari jarak yang tidak jauh!

~Ciko : “Ifah.. kayaknya kita salah jalan deh, aku pikir kita semakin masuk ke dalam hutan..”

~Ifah : “Ciko! Kamu bisa diam gak?! Karena kamu, kita jadi tersesat.”

~Ciko : “Iya.. maaf aku diam deh..”

~Harimau : “Auuummm!!

~Ifah : “Eh.. denger-denger ada suara harimau!”

Ciko dan Ifah pun berpelukan karena kelakutan. Keluar harimau dari semak-semak, membuat Ifah dan Ciko semakin ketakutan. Ifah melarikan diri dan meninggalkan Ciko sendirian bersama Harimau…

DITEMPAT LAIN..

~Harimau : “Ehh.. Ciko, maaf ya aku mengagetkan temanmu, Ciko kamu kenapa?”

~Ciko : “Aku dan sahabatku tersesat di dalam hutan, apakah kamu mau mengantarkanku pulang?”

~Harimau : “Tentu saja, ayo jalan!”

Di tengah perjalanan, Ciko dan Harimau bertemu dengan Ifah yang kebingungan mencari jalan pulang.

~Ifah : “Hah! Ciko.. Ciko.. aku minta maaf karena meninggalkanmu..”

Ciko diam dan memalingkan pandangannya dari Ifah.

~Ifah : “Maaf ya.. tadi aku egois, memarahimu, meninggalkanmu, dan menganggap diriku lebih pintar.”

~Ciko : “Aku kan sahabatmu, kenapa aku tidak memaafkanmu.. aku sudah memaafkanmu dari tadi..”

Akhirnya Ciko dan Ifah berpelukan, dan mereka pulang kerumah bersama harimau..

‘sebenarnya ini dibuat bukan untuk blog, tapi dari tugas bahasa indonesia.. karena gak tau mau nulis apa yaudah.. masukin aja :D’

1

Dag.. Dig.. Dug.. (part 1)

Hari ini, hari jum’at aku biasa pulang pukul 5.00 sore karena pramuka, saat selesai sholat ashar, kami akan melanjutkan kegiatan pramuka lagi, tapi langkahku terhenti karena mendengar sayup-sayup suara seseorang yang memanggil namaku, kuharap itu adalah kamu, tapi tertanya bukan, dia hanya teman sekelasku perempuan. Kami berjalan bersama menuju pekarangan sekolah, temanku bernama  Arga. Dia bercerita sedikit tentang seseorang yang sangat ia kagumi dari pertama ia masuk di sekolah.

kartun muslimah bersahabat

pict by~kartun.muslimah

“Eh, kamu tau gak anak cowo yang  tinggi, keren, ganteng itu?  Tau?” ucapnya berbisik padaku.

“Haa… siapa ya, gak tau tuh. Emangnya kenapa, suka yaa…” aku mencoba menggodanya.

Seketika pipinya sudah berubah warna menjadi berwarna merah, ia sepertinya malu. “Ih.. apaan sih kamu, emangnya klo iya kenapa” wajah Arga masih memerah, ia benar-benar malu.

“Udahlah.. sekolah aja dulu, Ga.. Ga..”  Kami melanjutkan langkah kami, tapi tidak sengaja aku menabrak seorang laki-laki. Bruk!! “Aww!!!” aku berteriak sangat kencang. Arga diam terpaku melihat ku jatuh menabrak seorang laki-laki. Aku tak sadar lagi saat itu, karena kami bertubrukan sangat kuat, tapi aku tak bisa melihat wajah lelaki itu. Siapa dia sebenarnya. Aku hanya dibawa menuju uks karena khawatir ada tulang yang terkilir atau patah. Aku tak sadarkan diri, aku tak lagi melihat Arga dan yang lainnya.

1 jam kemudian. “Kriiiing!!!!!” bel tanda pulang berbunyi, tapi tidak denganku, aku ditutupi tirai berwarna hijau, sehingga aku tak bisa melihat keadaan di luar sana. Penjaga uks sedang pergi menuju kantor untuk menghubungi orang tuaku agar segera menjemputku, karena penjaga uks pun juga ingin pulang.  Uhh.. Kepalaku sakit sekali, punggung belakangku juga begitu, apa aku jatuh terlalu kuat ya? Itu sebabnya kepalaku di perban? “Ah..  aku sangat bosan tiduran terus disini”aku berteriak. Tubuhku pelan-pelan menaikkan punggungku keatas hingga aku terduduk. Pelan-pelan kubuka tirai hijau hingga aku bisa melihat keadaan di luar, tetapi tidak begitu jelas karena pintu UKS yang jauh dari tempat aku berbaring, lagi pula aku juga tak begitu bisa melihat jelas karena kaca mataku yang patah. Tiba-tiba seseorang membuka pintu dengan kuat, aku sangat terkejut. Tapi setelah kuperhatikan baik-baik, ternyata itu Arga. “Hai, kau sudah sehat ya.. sudah bisa duduk, padahal tadi benturanmu kencang sekali loh, hebat kamu kuat..” Arga datang, dan langsung meledekku. Entah kenapa, Arga kurang ceria apa mungkin dia menghawatirkan ku ya?

”Ga, kamu kenapa manyun terus” ucapku lemas.

“Gapapa, cuman lagi kesel aja” Arga mengalihkan pandangannya dari wajahku.

“Kamu.. kesel sama siapa Arga? Sama cowo yang kamu taksir itu yaa..” aku kembali menggodanya, berharap ia bisa tersenyum padaku.

“Alah.. Jangan sok tau kamu! Udah jelas-jelas kamu tadi ketabrak sama cowo itu! Cowo yang aku taksir!” Arga menaikkan suaranya. Suaranyamembuatku terkejut, karena sebelumnya Arga tak pernah seperti itu padaku.

“Eh.. tapi Ga.. aku gak liat mukanya, aku gak sengaja aja nabrak dia..” aku mencoba membela diriku sendiri, agar Arga percaya bahwa aku tidak sengaja menabraknya.

“Masa sih! Kamu gak liat dia, udah jelas-jelas cowo itu di depan kamu, masih mau bohong nyari alasan lagi! Aku itu cemburu tau!!!” air mata Arga tumpah, bak susu yang jatuh dari kendi. Aku sangat tak percaya bahwa Arga akan bilang begitu padaku, aku tak percaya.

“Arga, aku gak bohong Ga.. Oke aku minta maaf, Arga!”

Arga tak menjawab , ia hanya pergi meninngalkanku, dengan wajah yang marah dan air mata yang membasahi pipi Arga yang putih. Karena ingin mengejar Arga, aku lupa kakiku sedang sakit, akhirnya aku terjatuh membentur lantai, rasanya aku ingin mati saja. Kakiku benar-benar sakit “AHH!!”  tapi tiba-tiba, ada seseorang yang menawarkan bantuan padaku “Hei, kamu perlu bantuan?” ucapnya dengan sopan dan suara rendah. Karena kaget, spontan aku langsung melihat dan mataku menangkap seorang laki-laki berkulit putih, dan kaca mata oranye dan rambutnya yang lebat sehingga metutupi gagang kaca matanya, aku mulai gugup. Dan diam sejenak, inilah yang aku sukai, kenapa dia ada disini?

Kemudian dia membuyarkan lamunanku, tanpa berkata-kata lagi dia menarik lenganku dengan lembut menuju kasur UKS. Tapi aku hanya tersenyum dengan senyuman bodohku. Setelah aku terbaring lagi, dia bertanya. “Apa benturannya keras sekali ya?”

“Sangat..” ucapku menahan setiap denyut di tubuhku, termasuk jantungku. Dia menutup tirainya perlahan. “Oh iya.. siapa namamu?” dia bertanya padaku. “aku… Natasya, panggil aja Nia.” Aku  sangat gugup, karena itu aku sampai lupa rasa sakit di tubuhku.

“Maaf ya tadi aku tak melihatmu, karena aku lupa ambil kacu di tas jadi aku lari-lari, tapi kepala kamu kebentur batu di tanah, makanya itu kepalamu di perban. Sedangkan aku hanya pergelangan tangan yang terkilir.” Ucapnya.

“Hah! Dia yang tadi menabrakku? Berarti Arga menyukainya.. ohh..” kali ini aku mundur, ternyata aku dan Arga menyukai lelaki yang sama.. “ohh.. oke, emm namamu?”kali ini aku sudah tidak semangat lagi, aku tak mau menyakiti perasaan Arga. “Fahri.. oke aku ke ruangan sebelah ya, aku mau menunggu orang tua ku” tanpa kata-kata lagi dia langsung pergi, meninggakan ruanganku. Aku membuka tiraiku sedikit dan hanya melihat tangannya yang di perban. “Apa kepalaku berdarah.. uhhh pantas saja sangat sakit”

Pukul 06.30 langit mulai memerah, suara-suara dari luar sudah menghilang, rasa takut mulai menyelimutiku karena di ruangan ini benar-benar hening, hanya detikkan suara jam yang ku dengar, sebenarnya aku akan menghidupkan lampunya, tapi jaraknya sangat jauh dan berada di dekat toilet di kamar itu. Ya! Sekolah ku menyediakan 2 kamar di UKS yang masing-masing kamarnya menyediakan toilet. Karena keadaan semakin gelap aku akan berusaha untuk menghidupkan lampu, menuruni kasur berbau khas itu, lalu jalan sambil terpincang-pincang, berusaha mencari keterangan tapi ternyata tak semudah yang kupikirkan. “Brukk!!” aku terjatuh dengan posisi kepala yang terbentur pintu toilet, aku masih sadar dan berusaha bangkit dari kejatuhanku, tapi.. pandagan ku menghitam lagi…

Aku terbangun dari tidurku yang menurutku panjang sekali, dan suasana nya sangat berbeda, “tiittt… tiiitt.. tiiittt…” suara itu yang membangunkanku, dan suasana dingin yang aku rasakan, tapi jujur saja didalam tubuhku panas sekali. “Ugghh… aku, aku ada dimana, maa.. alat apa i.. ini” ucapku pelan dengan kondisi tubuhku yang lemah. “Kamu sudah sadar?”

0

STORY CORALINE (indonesia~english)

 

Awalnya ini tugas bahasa inggris, tapi kertasnya ketinggalan di rumah, jadi gak ada nilai, dari pada di hapus, lebih baik untuk blog aja. Oh iya, jangan lupa nonton film nya ya! yang malas nonton, baca disini aja ya 😀 (maaf  kalo b.inggrisnya salah, karena ini masih project di sekolah)

 

 

 

Coraline_jonespict by~coraline.wikia.com

(INDONESIA/ENGLISH)

Pada suatu hari, keluarga Coraline pindah ke sebuah pedesaan atau lebih tepatnya apartemen di pedesaan, bernama “Pink Palace”. Saat pertama kali pindah ia pergi berkeliling sekitar rumah, untuk mencari sumur tua, di tengah perjalanan ia bertemu dengan seorang anak bernama Wybie, saat itu ia bersama dengan seekor kucing berwarna hitam, cuaca mulai memburuk, lalu Wybie memberi tau pada Coraline bahwa sumur  ada di balik lumpur di hadapannya. mereka berbincang-bincang sebentar. Lalu Coraline pulang ke rumah.

Saat ia sampai di rumah ibu dan ayahnya begitu sibuk dan dia mencari keasyikannya dengan berkeliling rumah, sebelum itu ibunya menitipkan sebuah pesan dari Wybie , ia memberikan sebuah boneka Coraline. Saat berkeliling Coraline pintu kecil yang terkunciakhirnya ia berjanji pada ibunya untuk diam jika ibunya membuka pintu kecil itu. Tapi saat di buka hanya ada lapisan dinding batu bata.

Sampai disana ia disambut hangat dengan ibu bermata kancing dan lebih mengejutkannya ayahnya juga mempunyai mata kancing, Coraline menyukai tempat itu ia makan malam dengan nyaman dan ibu bermata kancing itu bilang kalau setiap orang mempunyai dua orang ibu yang berbeda. Lalu ia berjalan-jalan bersama temannya yaitu Wybie, mereka mengunjungi tempat sirkus dan melihat sebuah sirkus. Mereka senang karena dapat melihat sirkus ia kembali kerumah untuk tidur, setelah bangun di pagi hari ia kembali ke rumah asli.

Coraline keluar rumah dengan menggunakan baju pemberian dari ibunya yang lain, setelah itu ia bertemu dengan kucing hitam milik Wybie, ia heran dengan kucing itu karena bisa bicara, dan seperti memberi peringatan bahaya.

Malam hari selesai makan malam, Coraline meletakkan bonekanya di samping tempat tidurnya. Tengah malam ia terbangun karena melihat seekor tikus dan semakin terdengar  suaranya, ia mengejar tikus itu sampai ke pintu kecil dan saat pintu itu tebuka ada lorong yang indah untuk menuju pintu di seberang sana, tanpa pikir panjang ia segera merangkak memasuki pintu kecil yang lain.

Sampai disana ia disambut hangat dengan ibu bermata kancing dan lebih mengejutkannya ayahnya juga mempunyai mata kancing, Coraline menyukain tempat itu ia makan dengan nyaman dan ibu bermata kancing itu bilang kalau setiap orang mempunyai dua orang ibu yang berbeda. Lalu ia berjalan-jalan bersama temannya yaitu Wybie. mereka mengunjungi sebuah sirkus, dan melihat sebuah sircus. Mereka senang karena dapat melihat sirkus bersama. Setelah melihat sircus ia kembali kerumah untuk tidur, setelah bangun di pagi hari ia kembali ke rumah asli.

Kemudian ia pulang dengan putus asa, karena berbicara kasar ia di kurung di dalam cermin. Saat ia dikurung ia bertemu dengan korban yang di curi jiwanya oleh “beldam” . Para korban meminta tolong untuk mengambil kembali mata mereka.

Saat ia ketakutan, seseorang menarik Coraline dari luar dan itu adalah Wybie, ia memberi tau, Coraline dalam bahaya.  Setelah itu ia berhasil pulang kerumah yang asli, tapi tidak ada orang di rumahnya, saat malam hari ia memutuskan untuk kembali ke pintu kecil dan membuat perjanjian pada Beldam, yang cara bermainnya dia harus menemukan 3 buah mata korban dan menemukan orang tuanya, maka dia bisa bebas, tap jika tidak ia akan tinggal bersama beldam.

Setelah ia selamat dari Beldam, dan telah menemukan orang tuanya, Caroline sangat senang, karena ia juga telah kembal ke rumah aslinya, dan merencaranakan pesta kebun bersama orangtua dan tetangga-tetangganya juga merayakan kebahagiaan bersama orang terdekatnya di kebun 🙂

 

_____ TAMAT_____TAMAT_____TAMAT_____TAMAT_____TAMAT_____

(ENGLISH)

One day, the Coraline family moved to a countryside or rather a rural apartment, called “Pink Palace”. When he first moved he went around around the house, to find an old well, on the way he met a boy named Wybie, when he was with a black cat, the weather began to deteriorate, then Wybie told Coraline that the well was in behind the mud in front of him. they chatted for a while. Then Coraline went home.

When he got home his mom and dad were so busy and he searched his preoccupation with walking around the house, before his mother left a message from Wybie, he gave a Coraline doll. As she drove around Coraline the small door was locked up she promised her mother to be quiet if her mother opened the little door. But when in open there is only a layer of brick walls.

At night after dinner, Coraline puts her doll next to her bed. At midnight he woke up to see a mouse and the more he heard his voice, he chased the rat up to the small door and when the door was open there was a beautiful hallway to the door on the other side, without a second thought he quickly crawled into another small door.

There he was warmly welcomed with a button-eyed mother and more surprisingly that her father also had a button, Coraline liked the place he had dinner comfortably and the mother-eyed said that everyone had two different mothers. Then he walks with his friend Wybie, they visit the circus and see a circus. They are happy to be able to see the circus he returns home to sleep, after waking up in the morning he returns to the original home.

Coraline went out of the house using her other gifted clothes, after which she met Wybie’s black cats, she was surprised by the cat as she could speak, and as a warning to danger.

Then he came home in desperation, because he was speaking roughly in the brackets in the mirror. When he was confined he met a victim who was stolen by his “beldam”. The victims asked for help to take back their eyes.

When he was scared, someone pulled Coraline from the outside and that was Wybie, he told him, Coraline was in danger. Afterwards he managed to go home, but no one was in his house, at night he decided to go back to the little door and make a deal at Beldam, whose way he had to find three eyes of the victim and find his parents, then he could free, tap otherwise it will stay with you.

After he survived Beldam, and had found his parents, Caroline was very happy, as he had also returned to his original home, and arranged a garden party with his parents and neighbors also celebrating happiness with his immediate neighbors in the garden 🙂

 

_____ END_____END_____END_____END_____END_____END_____END_____